Sepertinya tidak usah dikomentari lagi mengenai Brasil.  Begitu menyebut negara ini, orang akan mengasosiasikannya dengan sepak bola.  Boleh dikata, negara ini merupakan negara raksasa sepak bola dunia, dengan begitu melimpahnya talenta-talenta sepak bola yang muncul dari sana.  Pertanyaannya adalah “Mengapa?”  Ya, mengapa bisa muncul begitu banyak talenta dari Brasil?  Akan coba saya simpulkan dari berbagai sumber.

capoeira-ipanema-brazil_58696_990x742

Pertama, kultur sepak bola di Brasil sudah demikian mendarah daging.  Di sana bukan saja banyak orang “Suka” sepak bola, tetapi sepak bola sudah menjadi “Budaya” sehingga akan sangat susah kalau mau melepaskan Brasil dengan sepak bola, karena keduanya sudah sangat menyatu.

Kedua, mayoritas anak-anak di sana sudah bermain bola semenjak kecil.  Mereka sudah bermain di jalanan atau di lapangan pasir, juga di pinggir pantai.  Kegairahan mereka kepada sepak bola sudah sejak sangat dini.  Mereka mengawali permainan ini dengan sangat gembira (fun).

Ketiga, Brasil memiliki begitu banyak klub sepak bola, selain yang profesional juga yang amatir.  Klub ini guannya adalah untuk mewadahi talenta-talenta muda sehingga mereka memiliki tempat bermain bola, sekaligus memudahkan para pencari bakat untuk memantau bibit-bibit baru.  Walau demikian, karena kegairahan bermain bola demikian besar, ternyata di Brasil sendiri anak-anak itu sering kesulitan untuk berlabuh di dalam satu klub.  Artinya, jumlah anak-anak masih lebih banyak dibandingkan klub yang dapat menampung.

Keempat, sepak bola pantai dan sepak bola jalanan sangat umum di Brasil, sehingga memungkinkan anak-anak Brasil memiliki kesempatan lebih banyak untuk bermain bola sejak usia yang sangat dini dan dapat bermain setiap hari selepas pulang sekolah. Akibatnya adalah mereka sudah memiliki kemampuan motorik tubuh yang sangat tinggi.  Jika dibandingkan dengan anak-anak yang bermain di klub resmi sekolah, ternyata anak-anak yang suka bermain di jalanan atau di pantai itu kemampuan motoriknya jauh lebih tinggi.

travel-brazil

Kelima, di Brasil, setiap tahun selalu ada uji coba yang cakupannya luas dan terorganisir sehingga memudahkan para pencari bakat untuk melihat kemampuan mereka dalam usia yang sangat dini.

Keenam, untuk kelompok usia U-15, U- 17 dan U 20 mendapatkan pelatihan setiap hari.  Bahkan remaja di kelompouk usia U-20 sudah mendapatkan pelatihan yang levelnya hampir sama dengan level pemain profesional.  Bahkan untuk U -17 yang berniat bermain harus menjadi atlit profesional yang hidup dan bekerja secara sepenuh waktu bagi klub. Walau tentu saja harus diimbangi dengan pendidikan yang cukup.

Ketujuh, apa yang diajarkan oleh klub kepada para pemainnya?  Ternyata bukan supaya menjadi pemain top, dsb.  Tetapi ternyata mereka diajarkan untuk menjadi warga negara yang baik!  Ini adalah pesan paling penting kepada mereka.  Sepak bola adalah sebuah konsekuensi bagi sedikit orang di Brasil di antara jutaan orang yang tidak memiliki kesempatan besar seperti mereka.

Kedelapan, para pemain diberikan kemampuan teknis yang tinggi sejak dini sehingga membuat mereka memiliki jiwa kompetisi yang sudah berada di level atas, bahkan jika dibandingkan dengan anak-anak seusia mereka di Inggris.

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.