Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit kardiovaskular yang sangat umum.  Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menekan dinding arteri, akan sangat berbahaya bagi jantung dan meningkatkan resiko stroke.  Semakin tinggi aliran darah yang dipompa jantung, semakin sempit arteri, semakin tinggi tekanan darah.  Tekanan darah yang normal adalah 115/75 mm Hg sampai 120/80 mm Hg.  Tekanan darah tinggi adalah diatas 140/90 mm Hg.

soccer and hypertension

Apa hubungan antara sepak bola dan penderita darah tinggi?  Penelitian terbaru menemukan bahwa aktivitas sepak bola ternyata dapat berdampak positif untuk orang-orang yang sedang mengalami tekanan darah tinggi untuk meningkatkan kebugaran mereka, mengembalikan tekanan darah normal, dan mengurangi risiko terjadinya stroke.  Para peneliti dari Universitas Exeter dan Gentofte Denmark mengutarakan bahwa ternyata bermain sepak bola dapat mencegah penyakit kardiovaskular pada lelaki dewasa, dan dengan bermain sepakbola ternyata lebih efektif dibandingkan dengan cara pengobatan dokter konvensional.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 33 orang pria yang berusia diantara 33 dan 54.  Setiap pria ini sedang mengalami penyakit tekanan darah tinggi.  Setiap orang secara acak dimasukan di dalam dua kelompok.  Kelompok yang pertama melakukan kegiatan sepak bola sebanyak 2 kali selama satu jam setiap minggu, sementara kelompok yang kedua melakukan pengobatan konvensional dari dokter.  Kapasitas latihan, kadar serap oksigen, kadar lemak tubuh, dan tekanan darah ditinjau selama enam bulan.

Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kelompok yang melakukan kegiatan sepak bola rutin mengalami penurunan rata-rata tekanan darah yang cukup besar dibandingkan dengan kelompok yang hanya melakukan pengobatan konvensional.  Kelompok yang melakukan kegiatan sepak bola rutin mengalami penurunan 10 mmHG dibandingkan dengan kelompok pengobatan konvensional yang hanya mengalami penurunan tekanan darah sekitar 5 mmHG.  Kelompok sepak bola juga menunjukan peningkatan yang cukup besar dalam hal kadar serap oksigen maksimum, kapasitas latihan, denyut jantung normal, dan kadar lemak tubuh normal.  Sementara kelompok yang melakukan pengobatan konvensional tidak mengalami peningkatan yang berarti dalam hal-hal di atas.  Di samping itu, para pria yang tergabung dalam kelompok sepak bola ditemukan mengalami sedikit cedera fisik setelah berlatih terus menerus, memiliki denyut jantung yang aman, dan lebih banyak membakar lemak tubuh.

Peter Krustrup yang memimpin penelitian ini mengatakan: “Bermain sepakbola bagi pria penderita darah tinggi adalah sebuah Hat-Trick: karena sepak bola menurunkan tekanan darah, meningkatkan kebugaran, dan membakar lemak.”  Hanya dengan menyempatkan dua jam tiap minggu untuk berlatih sepak bola selama enam bulan dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang luar biasa.  Tercatat sekitar tiga dari empat orang peserta kegiatan sepak bola dapat mencapai tekanan darah normal selama berlatih enam bulan.  Hasil lain yang ditemukan adalah kegiatan ini mampu mereduksi risiko terjadinya stroke, terhentinya aliran darah (myocardial infraction), dan kematian.

Penemuan dalam penelitian ini memperkuat argumen bahwa kegiatan sepak bola tidak hanya dilakukan untuk kebugaran fisik tetapi dapat juga membantu mengontrol tekanan darah.  Kegiatan sepak bola melampaui pengobatan medis, dan dapat digunakan sebagai langkah alami untuk membantu menekan gejala tekanan darah tinggi.  Jadi mulai sekarang kita dapat  melihat kegiatan sepak bola sebagai salah satu kegiatan positif yang menyenangkan serta menyehatkan.

Referensi:

1. Journal Medicine and Science in Sports and Exercise, 15 Oktober 2012

The study was funded by the Danish Heart Foundation (Hjerteforeningen), FIFA – Medical Assessment and Research Centre (F-MARC), Nordea-fonden, the Danish Football (Soccer) Association (Dansk Boldspil-Union) and the Sports Confederation of Denmark (Danmarks Idræts-Forbund).

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.