Sewaktu kecil saya sering sekali bermain sepak bola menggunakan segala jenis benda, mulai dari gumpalan kertas yang diisolasi, kaleng minuman yang dipadatkan, balon, aneka buah yang ditemukan di jalan, dan sebagainya.  Semua benda tersebut memiliki bentuk yang agak mirip sampai tidak mirip sama sekali dengan bola, tetapi saya dan teman-teman mengasumsikan saja itu adalah bola karena waktu itu kami tidak mempunyai bola yang sebenarnya.  Setelah sering bermain sepak bola jalanan menggunakan benda-benda tersebut, saat bermain menggunakan bola yang sebenarnya semuanya terasa lebih mudah untuk dikontrol.  Hal ini adalah teori sederhana yang dapat kita jumpai dalam segala jenis ola hraga, yaitu jika kita ingin menghadapi pertandingan dengan mudah, maka kita harus ciptakan jenis latihan yang sulit.

Response-balls

Seorang pengusaha yang telah lama berkecimpung dalam dunia olah raga Glenn Robertson melakukan terobosan dengan pendekatan teori di atas, dia menciptakan bola khusus bernama “Responseball” untuk menunjang latihan seorang penjaga gawang.

Terdapat tiga hal penting yang harus dipersiapkan dari seorang penjaga gawang yaitu fisik, pandangan, dan psikologi.  Ketiga hal tersebut dalam penerapannya di lapangan disajikan dalam bentuk latihan:

1. Melompat dan menghentikan tembakan

2. Reaksi

3. Pengaturan posisi & langkah kaki

4. Umpan balik

5. Koordinasi tangan dan mata

6. Pengambilan keputusan

Dalam pola latihan konvensional, semua hal di atas dilakukan menggunakan bola standar yang dipakai untuk pertandingan.  Dengan adanya responseball maka level pelatihan semakin ditingkatkan, hal ini dikarenakan responseball memiliki bentuk yang berbeda dari bola standar. Sekilas tampak sama, tetapi di beberapa bagian responseball terdapat tonjolan yang membuat bola tersebut berbentuk tidak beraturan. Responseball bergerak dengan pola yang tidak beraturan ke segala arah, sehingga seorang kiper dapat dilatih untuk bereaksi dengan cepat di kondisi yang tak dapat diprediksi.

Response-Ball

“Saya ingin membuat sesuatu yang dapat membantu pelatih-pelatih muda yang mungkin tidak terlalu memiliki pengetahuan tentang pola latihan penjaga gawang tetapi tetap dapat memaksimalkan latihan mereka,” ujar Robertson.  Terbukti, responseball saat ini telah dipakai oleh klub-klub terkenal seperti Liverpool, Barcelona, West ham, Blackpool, dan lainnya.  Bagi para pelatih di Indonesia mungkin dapat mengoleksi responseball untuk latihan kiper karena benda ini memang terbukti sangat bermanfaat.

≡ Gambar dari berbagai sumber

 

Comments

comments

Tags

 

2 Comments

  1. Alexiz Takeda says:

    Di Indonesia responseball origin dapat dibeli dimana ya?

    • Maria Natalia says:

      selamat pagi alexiz,
      untuk saat ini responseball origin di indonesia belum tersedia, untuk mendapatkannya kita haruspesan lewat online shopping. Alexiz seorang pemain sepakbola? atau pelatih?

Leave a Reply to Alexiz Takeda

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.