Beberapa waktu yang lalu saya melintas di depan sebuah sekolah sepak bola dekat tempat tinggal saya di Surabaya.  Kira-kira sekitar jam 10 pagi dan hari itu adalah hari Minggu, kebetulan anak-anak sekolah sepak bola tersebut yang berusia rata-rata 10-15 tahun baru saja selesai latihan. Suasana di depan SSB tersebut sangat ramai, beberapa anak dijemput orang tua-nya, beberapa lagi pulang sambil bersepeda, dan yang menarik perhatian saya adalah beberapa anak yang membeli jajanan dan makanan di depan SSB itu.  Dari jarak kira-kira lima meter saya pantau menu jajanan dan makanan yang dijual di depan SSB tersebut, antara lain terdapat bakso, soto, sate, aneka gorengan, es sirup beraneka warna, dan beberapa snack kemasan.  Hati saya langsung tersentak dan otak saya langsung menyiratkan pesan sederhana, “Anak-anak SSB ini tak akan bisa menjadi atlit profesional di tingkat dunia dengan cara makan dan jajan seperti ini!”  Kenapa?  Karena apa yang dikonsumsi anak-anak akan menjadi nutrisi yang tak berguna dan pasti akan merusak fisik mereka!

jajanan_sekolah-berbahaya

Makanan & minuman yang sering dijajakan

Fisik adalah salah satu modal penting seorang pemain sepak bola yang harus dikembangkan dari kecil dan dijaga ketahanannya.  Salah satu cara untuk menjaga fisik pemain sepak bola tetap bugar dan dapat bertumbuh maksimal adalah dengan mengatur pola makan dan minum setiap hari.  Hal ini berarti setiap makanan dan minuman yang masuk ke tubuh pemain sepak bola harus diatur tepat waktu dan tepat fungsi, dimulai dari kecil sampai pemain itu dewasa dan pensiun.  Secara lebih detail, pengaturan makanan dan minuman berfungsi agar:

1. Pemain sepak bola dapat berlatih dan bermain dengan maksimal

2. Membatu pertumbuhan optimal & tinggi badan yang proposional

3. Membentuk otot

4. Membantu pemeliharaan ukuran dan berat badan yang ideal, tidak terjadi kurang gizi atau kelebihan gizi (kegemukan)

5. Untuk membantu pemulihan kondisi tubuh setelah berlatih atau bertanding

6. Mengurangi risiko sakit dan cedera

7. Menambah kepercayaan diri saat masa persiapan atau saat pertandingan

8. Konsisten dalam mencapai fisik paling prima di setiap pertandingan

9. Kesehatan tubuh jangka panjang

 

Seorang pemain sepakbola akan melakukan banyak sekali keterampilan di lapangan dan semua itu berhubungan erat dengan kebugaran tubuh dan ketahanan fisik. Kekuatan atau daya ledak otot yang tinggi sangat diperlukan oleh pemain sepakbola untuk berlari cepat, menendang bola, melempar bola, mempertahankan keseimbangan tubuh dan mencegah terjatuh saat berbenturan dengan pemain lawan.  Kecepatan dan kelincahan dituntut dari seorang pemain sepak bola agar dapat bergerak cepat, mengubah arah dan posisi secara tepat dengan keseimbangan yang tinggi.  Selain itu, dibutuhkan daya tahan jantung dan paru-paru yang menggambarkan kapasitas untuk melakukan aktivitas secara terus-menerus dalam waktu lama tanpa mengalami kelelahan yang berarti.  Tak dapat dipungkiri lagi permainan ini menuntut fisik yang prima dan bugar, dan untuk selalu dapat tampil prima dan bugar diperlukan usaha sedini mungkin untuk mengatur makanan dan minuman yang dikonsumsi.

minum

Kelemahan terbesar dari atlit sepakbola di Indonesia adalah “cepat merasa puas” jika terasa satu atau dua kali fisiknya sudah bugar maka tak berkelanjutan proses menjaga fisiknya, sehingga seringkali detail kecil dalam hal pengaturan konsumsi makanan dan minuman secara berkelanjutan disepelekan.  Semuanya dapat terbukti di lapangan, dari zaman dahulu sampai sekarang pemain sepak bola Indonesia selalu bermasalah dengan ketahanan dan kebugaran fisik.  Penyebab utamanya adalah sejak kecil tidak ada suatu pola pengaturan makanan untuk perkembangan fisik, atau ketika sudah besar pemain Indonesia sering mengonsumsi makanan dan minuman sesuai selera masing-masing.  Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang berpengaruh terhadap tidak tercapainya pola pengaturan makanan dan minuman seorang pemain sepak bola, antara lain:

1. Pengetahuan yang kurang terhadap jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi

2. Tidak mempunyai kemampuan memasak yang baik

3. Memilih makanan dan minuman sesuai selera tanpa memerhatikan nilai gizi

4. Pengetahuan yang kurang terhadap menu makanan dan minuman untuk olahragawan

5. Keterbatasan keuangan

6. Terbatasnya waktu keseharian untuk mengatur makanan dan minuman

7. Terbatasnya pilihan, karena mungkin di daerahnya kurang tersedia makanan atau minuman yang sehat

8. Sering berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain

9. Sering menggunakan suplemen tambahan ketimbang mengkonsumsi makanan atau minuman alami

 

Untuk mendapatkan ketahanan fisik yang selalu prima, dibutuhkan kerja keras dan disiplin dari kecil sampai dewasa dalam mengatur pola makan dan minum.

 

The foods and drinks that players choose to consume can affect how they perform in sport and help them to stay fit and healthy. All players should choose foods wisely to help achieve their goals in sport.

-Joseph S. Blatter / FIFA President

 

 Bersambung ke Bagian 2

≡ Gambar dari berbagai sumber.

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.