TAKTIK BERTAHAN

Selain taktik menyerang, taktik bertahan sangat penting.  Bagi pecinta sepak bola pasti sering mendengar taktik bertahan cattenacio yang menjadi ciri khas tim nasional Italia.  Pertahanan grendel biasanya mampu menjadi penentu skor akhir permainan.  Kemampuan tim dalam bertahan akan sangat menentukan permainan.  Ada beberapa konsep bertahan yang dapat dipelajari untuk menciptakan pola bertahan yang baik seperti marking, press, cover, tracking, dll..

prinsip bertahan

PRINSIP BERTAHAN

Pada taktik bertahan, gerakan dilakukan secara individu maupun bersama-sama yang memiliki tujuan untuk mengatasi serangan lawan.

 

Marking

Seorang maupun grup pemain bertahan yang fokus pada pemain penyerang lawan, untuk meminimalisasi kesempatan pemain tersebut dalam membangun serangan.

 

Press

Pemain bertahan yang fokus pada pemain penyerang lawan sehingga mengganggu penguasaan bola lawan dan dapat menguasai bola kembali.

 

Cover

Pemain bertahan yang menciptakan titik pertahanan kedua dengan tujuan memperkuat lini pertahanan dengan memberi dukungan kepada rekan se-tim pada titik perthanan pertama. Jika pemain lawan berhasil melewati rekan se-tim maka pemain bertahan tersebut dapat segera menutup pergerakan lawan.

 

Keseimbangan melalui pergeseran (Balance)

Pergeseran pemain bertahan yang dilakukan secara terkoordinasi dari satu sisi ke sisi lainnya dengan tujuan menciptakan keseimbangan dalam pola bertahan.  Pergeseran dilakukan dengan menyesuaikan dengan pergerakan bola.

 

Tracking

Pemain bertahan yang mengikuti pergerakan dari pemain penyerang yang mencari ruang bebas supaya dapat kesempatan untuk menerima umpan.

 

Saling Mengisi

Pergerakan pemain bertahan yang saling mengisi, pergerakan ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan pola pertahanan yang efisien.

catenacio

Catenaccio Italia

ZONA DEFENSE

Pola pertahanan yang dibangun dengan cara memperhatikan ruang, sehingga pertahanan menjadi efektif.

 

PRESSING

Gerakan pemain bertahan yang dengan rajin menutup pergerakan lawan dengan koordinasi yang baik sehingga menutup ruang gerak lawan.

 

GERAKAN MUNDUR DAN KEMBALI KE POSISI AWAL

Gerakan mundur secara serempak dengan tujuan untuk menciptakan pola pertahanan.  Gerakan yang dilakukan semakin mendekat ke arah gawang sehingga pertahanan menjadi lebih kuat.

 

COMPACT

Membangun pertahanan secara tim dengan menempatkan pemain bertahan mengumpul di posisi tengah, sehingga pemain lawan tidak dapat menembus dengan mudah.

 

Referensi:

1. Scheunemann, Timmo (PSSI).  Kurikulum dan Pedoman Dasar Sepak Bola Indonesia.  2012

2. LA84. Foundation Soccer Coaching Manual.  2012.

 

≡ Gambar diambil dari berbagai sumber

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.