Berlari merupakan salah satu aktivitas wajib yang dilakukan pemain sepak bola.  Saat kita menyaksikan pertandingan sepak bola, kita akan selalu melihat pemain berlari menggiring atau mengejar bola.  Di era sepak bola moderen, banyak orang beranggapan bahwa jika sebuah tim memiliki pemain-pemain yang rajin berlari saat pertandingan maka kemungkinan besar tim tersebut bakal memenangkan pertandingan. Hal tersebut mungkin saja dapat terbukti kebenarannya, akan tetapi tidak sepenuhnya benar.  Tim yang mampu mengatur kecepatan dan waktu berlari pemainnya adalah tim yang kemungkinan besar akan memenangkan pertandingan.  Mengapa demikian?  Karena berlari merupakan aktivitas yang sangat menguras tenaga, jika seorang pemain diminta untuk terus berlari sepanjang pertandingan (apalagi dalam kondisi yang tidak bugar), maka pemain tersebut akan cepat lelah dan merusak permainan tim.

roben dan riberri

Sebuah penelitian menunjukkan, pembagian waktu efektif dari tim-tim yang sering menjuarai kompetisi di era moderen.  Rata-rata setiap pemain dalam sebuah tim berdiri dan berjalan di lapangan selama 25 menit.  Kecepatan berdiri adalah 0 m/s sedangkan berjalan berkisar antara 0 m/s – 4 m/s.  Aktifitas berdiri dan berjalan biasanya dilakukan untuk beristirahat atau dalam posisi jauh dengan bola. Seorang kiper dan pemain bertahan sentral sering melakukan hal ini jika dalam posisi menyerang, untuk kondisi diserang pemain depan sering mendapatkan kesempatan ini.

Aktivitas selanjutnya adalah berlari ringan dengan kecepatan antara  4 m/s – 6 m/s, atau yang sering kita sebut jogging.  Hal ini biasanya dilakukan pemain untuk penyesuaian posisi atau dalam situasi menurunkan kecepatan setelah selesai berlari cepat.  Saat melakukan jogging biasanya pemain melihat dan mengamati situasi sekitar serta berjaga-jaga terhadap lawan atau pun peluang menyerang yang mungkin bisa didapatkan.  Semua pemain di segala posisi sering melakukan hal ini, hanya kiper saja yang jarang melakukannya.  Biasanya kiper melakukan hal ini untuk menerima umpan bola balik dari pemain tengah atau bertahan ketika posisi mereka tidak aman.  Untuk aktivitas yang satu ini pemain rata-rata melakukannya selama 33 menit dalam sebuah pertandingan.

Lari jelajah atau cruising adalah berlari pada kecepatan berkisar antara 6 m/s – 8 m/s.  Lari jenis ini paling sering digunakan pemain tengah untuk bertahan, untuk menyerang, atau pun untuk merebut bola dari lawan. Sedangkan untuk pemain bek ataupun penyerang menggunakan lari jenis ini saat mereka kehilangan bola atau saat mereka kehilangan posisi dan wajib segera kembali ke posisi sebenarnya. Rata-rata pemain berlari jelajah selama 18 menit.  Lari jenis ini meliputi gerakan mundur sambil berlari.

Lari jenis terakhir adalah lari cepat atau sprint.  Biasanya kecepatan yang dihasilkan dari lari jenis ini berkisar antara 8 m/s – 10 m/s. Pemain bek menggunakan lari jenis ini untuk antisipasi kecepatan penyerang lawan saat menggiring atau pun melakukan gerakan tanpa bola. Pemain tengah melakukan gerakan ini untuk melakukan penetrasi saat menyerang ataupun merebut bola saat lawan melakukan serangan balik. Tentunya penyerang dan pemain sayap yang paling sering melakukan gerakan ini untuk penetrasi, mencetak gol, ataupun membuka ruang untuk umpan.  Rata-rata pemain melakukan gerakan ini sekitar 10 menit per pertandingan.

grafik berlari

Grafik ragam pergerakan terhadap waktu (1 m/s = 3,6 km/jam)

Waktu efektif seorang pemain sepakbola dalam berlari di lapangan harus diatur dengan benar disesuaikan dengan strategi yang diterapkan dan ketahanan fisik setiap pemain di dalam tim.  Setiap pemain dalam tim mungkin dapat berlari melebihi waktu efektif dari penelitian di atas, akan tetapi jika tim kita bisa memenangkan pertandingan dengan mengefektifkan waktu berlari, bukankah hal tersebut sebuah keunggulan tersendiri?  Kesimpulannya adalah tim yang pemainnya selalu berlari sepanjang permainan belum tentu menang dan memiliki peluang menang lebih sedikit dibandingkan tim yang mampu mengatur dan mengefisienkan waktu berlari selama pertandingan.

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.