Dalam sepak bola, fisik adalah salah satu unsur pendukung yang sangat penting.  Kondisi fisik akan memengaruhi permainan secara signifikan.  Pemain dengan kondisi fisik yang prima akan dapat berkonsentrasi penuh dalam permainan.  Pemain seperti ini akan meminimalisasi terjadinya kesalahan, sedangkan pemain dengan kondisi fisik yang buruk akan sangat sering melakukan kesalahan individual.

fisik 3c

 

Komponen-komponen fisik yang harus dimiliki oleh pemain sepak bola antara lain:

1.      Kecepatan (Speed)

2.      Kekuatan (Strength)

3.      Daya Tahan (Endurance)

4.      Power

5.      Fleksibilitas/kelenturan

6.      Ketepatan (Accuration)

7.      Koordinasi (Coordination)

8.      Reaksi (Reaction)

9.      Keseimbangan (Balance)

10.  Kelincahan (Agility)

 

Dari sepuluh komponen kondisi fisik tersebut, pemain tidak harus menguasai semuanya, ada beberapa komponen kondisi fisik yang menjadi komponen utama permainan sepak bola.  Menurut Tudor O Bompa, seorang ahli kepelatihan, tiga kompononen utama tersebut adalah Force/ Strength, Speed, Endurance.

fisik 2s

Endurance

Merupakan kemampuan pemain, bermain dalam suatu jangka waktu yang lama karena kualitas kerja otot yang baik, dengan menyalurkan oksigen ke dalam otot yang aktif (Neimanm 1986).  Pemain dengan kualitas daya tahan yang baik akan mampu bermain dalam waktu yang lama, dan kapasitas pemulihan akan semakin besar pula dalam suatu pertandingan.

Kapasitas Gerak Tubuh (Aerobic) Ini adalah kemampuan dalam melakukan gerak tubuh secara Aerobic, yang artinya kemampuan otot dalam menghasillam energi dengan supply oksigen, semakin lama latihan dilakukan maka fungsi oksigen akan semakin signifikan.

Kekuatan gerak tubuh (Aerobic Power).  Kemampuan gerak tubuh yang menggabungkan aerobic dan energi Anaerobic dalam kurun waktu yang lama untuk menghasilkan performa terbaik seubah aktivitas fisik.  Aktivitas latihan ini dilakukan dengan memaksimalkan suplai oksigen yang ada.  Jika suplai oksigen tidak memadai, maka tubuh akan membutuhkan energi dari sumber lain.

Speed

Kemampuan seseorang  dalam melakukan gerakan pada suatau jarak tertentu dengan waktu sesingkat mungkin.  Komponen dalam speed antara lain:

a.       Reaksi – Kemampuan tercepat pemain dalam memberikan respons pada suatu kejadian di dalam lapangan dengan tepat.

b.      Acceleration capacity – Perubahan kecepatan secara tiba-tiba dari kondisi statis (diam) atau jalan menjadi berlari.

c.       Speed power – Kecepatan maksimal yang dilakukan oleh bagian tubuh.

d.      Speed endurance – Kemampuan terbaik dalam menjaga kecepatan pada suatu kurun waktu selama mungkin.

e.       Acyclic Speed – Kemampuan pemain dalam mengubah arah lari dengan tepat.

 Strength

Kemampuan otot dalam melakukan suatu gerakan secara tiba-tiba dalam suatu intensitas tinggi dan dengan beban bervariasi.  Hal-hal yang termasuk di dalamnya:

Strength EnduranceKemampuan dalam menjaga gerakan secara tiba-tiba otot dalam intensitas dan beban yang tingi dalam suatu kurun waktu yang lama.

Daya Eksploisitas Kemampuan otot secara tiba-tiba dan intensitas dan beban yang tinggi dalam waktu sesingkat mungkin.

Full StrengthKemampuan otot tubuh dalam melakukan gerakan dengan beban pada suatu waktu yang pendek.

 

Referensi:

1.Timmo Scheunemann (PSSI), Kurikulum dan Pedoman Dasar Sepak Bola Indonesia.  2012.

2. LA84, Foundation Soccer Coaching Manual.  2012.

3.Dan Freigang, Coaching Psychological Skills in Soccer.  2000.

4.Tudor O. Bompa and Michael Carrera, Periodization Training for Sports.  2005.

5. David CNeiman, The Sports Medicine Fitness Course.  1986.

≡ Gambar dari berbagai sumber

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.