Penelitian kedua oleh Moll G & Pepping G-J (2010) mencoba membuktikan “Apakah reaksi selebrasi pemain setelah sukses menendang penalti berpengaruh terhadap kemenangan tim dalam adu penalti?”  Data untuk penelitian  ini adalah keseluruhan penalti di Piala Dunia 1974-2006 dan keseluruhan penalti di Piala Eropa 1972-2008 (total keseluruhan adalah 325 tendangan penalti).  Setiap reaksi selebrasi pemain saat sukses menendang penalti dianalisa.  Reaksi kebanggaan (lengan diangkat, tangan dikepal keatas, dada lapang), reaksi gembira (senyum lebar, dan melihat keatas), dan reaksi lainnya, semuanya direkam.

Setelah berhasil menendang penalti, 66% pemain menunjukan reaksi selebrasi berpindah tempat dengan lengan diangkat atau reaksi kebanggaan lainnya.  Tercatat hanya sekitar 2% pemain yang melakukan reaksi selebrasi tersenyum.  Pemain yang melakukan reaksi kebanggaan lebih banyak berada di tim yang memenangkan adu penalti.  Pemain yang melihat ke sekitar atau ke bawah sambil tersenyum setelah sukses menendang tercatat hanya sedikit yang berada di tim yang memenangkan adu penalti.  Dua alasan positif yang ditemukan dalam penelitian ini untuk hubungan antara reaksi selebrasi kebanggan dengan kesuksesan tim dalam adu penalti adalah: pertama, pemain melakukan reaksi kebanggaan mungkin akan meningkatkan kepercayaan diri teman-teman satu tim dan semakin berani serta akan lebih terfokus saat menendang. Kedua reaksi kebanggaan akan memunculkan gambaran lebih superior dan mungkin dapat menyebabkan lawan merasa sedikit inferior, serta kemudian dapat mengurangi harapan lawan untuk memenangkan adu penalti.

Piala Dunia 2006 menggambarkan momen penalti dan adu penalti, dimulai ketika Perancis diberikan hadiah penalti kemudian Zidane menendang dan mencetak gol, reaksi selebrasinya adalah hanya  berlari ke samping lapangan dengan ekspresi dingin kemudian dipeluk oleh teman-temannya.  Pertandingan berlangsung sama kuat sehingga harus diselesaikan dengan adu penalti.

tabel selebrasi adu penalti

Pada akhirnya Italia berhasil menjuarai Piala Dunia 2006 dan mengangkat piala tersebut untuk keempat kalinya.  Pada momen ini penjaga gawang tidak berhasil menggagalkan tendangan, sehingga terjadi adu antar penendang, kepercayaan diri dan fokus ditunjukan penendang Italia, selebrasi kebanggaan yang ditunjukan mampu membuat penendang Perancis agak kurang percaya diri.

italy penalty finish

Selebrasi penalti pemain tim nasional di Piala Dunia 2006

Selebrasi kebanggan merupakan unsur positif dalam memengaruhi penampilan tim.  Hal ini menuntun peneliti untuk menyarankan kepada setiap penendang penalti dalam adu penalti untuk selalu melakukan reaksi selebrasi kebangaan sehingga dapat meningkatkan penampilan dan rasa percaya diri tim untuk meraih kemenangan.  Sebagai catatan tambahan, jika pemain melakukan selebrasi kebanggan sebaiknya menghadap kearah teman-teman satu tim agar dapat dilihat secara jelas.  Selebrasi yang dilakukan menghadap ke arah penjaga gawang atau penonton tidak terlalu efektif dibandingkan selebrasi yang dilakukan menghadap teman-teman satu tim.

Dari kedua penelitian tentang tendangan penalti dapat kita simpulkan bahwa sukses atau tidaknya tendangan penalti ternyata tidak hanya dipengaruhi faktor-faktor teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis.  Gerak-gerik kiper sebelum tendangan penalti kemungkinan dapat mengganggu konsentrasi penendang dan meningkatkan kemungkinan untuk penyelamatan.  Reaksi selebrasi kebanggaan bersama rekan-rekan satu tim setelah sukses membuat gol adu penalti mungkin dapat meningkatkan kepercayaan diri tim dan menurunkan pengaruh tim lawan.  Ada banyak faktor psikologis lainnya yang memengaruhi tendangan penalti, saat ini sudah dapat dipelajari dua hal psikologis yang berpengaruh saat tendangan penalti.  Semoga trik-trik tersebut dapat digunakan untuk melengkapi strategi penalti kita.

Referensi:

  1. Wood G, Wilson MR .  A Moving Goalkeeper Distracts Penalty Takers and Impairs Shooting Accuracy. Journal of Sports Sciences (2010) 28:937-946.
  2. Moll T, Jordet G, Pepping G-J.  Emotional Contagion in Soccer Penalty Shootout: Celebration of Individual Success is Associated with Ultimate Team Success.  Journal of Sports Sciences. (2010). 28:983-992.

 

≡ Gambar dari berbagai sumber

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.