Salah satu benda yang berperan penting bagi pemain sepak bola adalah sepatu. Sejak awal keberadaan sepak bola sampai saat ini sepatu yang digunakan telah mengalami transformasi bentuk, warna, dan bahan. Sepatu menjadi sesuatu yang sangat pribadi dengan sang pemain karena setiap ukuran dan bentuk kaki pemain adalah berbeda-beda. Dari sekian banyak sepatu sepak bola, ada sebuah sepatu special yang dipakai beberapa raja lapangan hijau dari beberapa generasi untuk menciptakan sejarah di Piala Dunia.

Eusebio 1966

Sepatu ini lahir di tahun 1966 dan dikenal karena digunakan oleh Eusebio yang merupakan salah satu bintang lapangan hijau asal Portugal saat itu. Pada piala dunia di Inggris 1966, Portugal hanya sampai ke babak semifinal setelah dikalahkan Inggris tetapi ada sebuah sejarah yang terlahir dari kaki Eusebio yaitu dia menjadi pencetak gol terbanyak. Sebanyak 9 gol berhasil dicetak Eusebio lewat aksi gemilangnya dan duniapun mengenal dia sebagai legenda Portugal dengan julukan The Black Panther.

Pele 1970

Piala Dunia tahun 1970 yang diselenggarakan di Mexico menjadi saksi sejarah bagi tim Brazil yang memenangkan gelar ketiga mereka. Salah satu bintang Brazil yang sangat terkenal saat itu adalah Edson Arantes do Nascimento atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Pele. Dengan gerakan yang sangat lincah dan kreatif khas samba Pele menjadi pusat perhatian dunia, dan saat tampil di Piala Dunia 1970 Pele menggunakan sepatu ini.

Cruyff 1974

Total football adalah julukan yang diberikan oleh para pencinta sepak bola kepada tim oranye Belanda karena mampu menunjukan permainan atraktif dan sesuatu yang benar-benar baru dalam sepak bola. Legenda dibalik gaya bermain total football khas Belanda ini adalah Johan Cruyff, yang sangat kreatif dalam mengatur tempo permainan, mengarahkan pergerakan teman-temannya, serta melakukan beberapa gerakan fenomenal. Sepanjang pagelaran Piala Dunia 1974 semua orang dibuat tercengang oleh legenda yang satu ini, gerakan berputar “Cruyff turn” dilakukan dengan menggunakan sepatu bersejarah ini.

Mario kempes 1978

Pada final Piala Dunia 1978 semua orang dibuat kaget dengan aksi striker Argentina ini. Dengan menggunakan sepatu bersejarah ini, Mario Kempes melesatkan dua gol ke gawang salah satu tim terkuat dunia saat itu Belanda. Argentina kemudian menjadi juara dunia untuk pertama kali dan Mario dinobatkan menjadi pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik Piala Dunia 1978. Meraih tiga gelar bersamaan dalam satu Piala Dunia merupakan pencapaian yang hanya pernah dicapai tiga pemain sepanjang sejarah Piala Dunia sampai saat ini.

Maradona 1986

Di Piala Dunia tahun 1986 Diego Armando Maradona tampil sangat luar biasa. Dia adalah kapten Tim Argentina yang saat itu berhasil meraih Piala Dunia. Hal yang mungkin tak terlupakan dari penampilan Maradona di Piala Dunia tersebut adalah dua gol bersejarah yang dibuatnya ke gawang Inggris di perempat final. Gol pertama adalah gol kontroversial dengan menggunakan tangan tetapi tetap disahkan oleh wasit dan sampai saat ini dinamakan “gol tangan Tuhan”. Serta gol kedua yang dinobatkan sebagai salah satu gol terbaik abad ini adalah gol menggiring bola dari jarak 60 m melewati lima orang pemain inggris. Maradona melakukan semua permainan fantastis tersebut dengan menggunakan sepatu ini.

Lothar Matthaus 1990

Lothar mattaus adalah salah satu pemain sepak bola yang pernah tampil di lima kali gelaran Piala Dunia. Pemain ini terkenal sebagai seorang gelandang kreatif dengan tendangan yang terarah dan keras. Pada Piala Dunia tahun 1990 Lothar menjadi kapten tim Jerman dan berhasil mengantarkan negaranya sebagai juara. Ada cerita pahit yang mengiringi pencapaian luar biasa tersebut yaitu selama Piala Dunia Lothar tidak diperbolehkan menggunakan sepatu yang menjadi kesayangannya ini, karena semua perlengkapan, seragam tim Jerman sampai pada sepatu disponsori oleh merek lain. Padahal sejak kecil sampai saat bermain di level klub Lothar sangat setia menggunakan sepatu ini. Sebagai penghargaan atas kesetiaannya dan kecintaannya terhadap sepatu ini, pabrikan sepatu membuat edisi special 1990 untuk mengenang pencapaian Lothar Matthaus menjuarai Piala Dunia.

Keenam pemain legendaris ini berhasil menciptakan sejarah-sejarah indah di Piala Dunia, dan mereka menggunakan sepatu yang sama yaitu PUMA KING.

⊗ Gambar dari berbagai sumber

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.