Tim Nasional U-19 selalu berendam air dingin saat selesai berlatih atau bertanding, demikian juga saat ini Tim Nasional Senior melakukan hal yang sama. Sebenarnya cara ini bukanlah cara baru tetapi sudah dipraktekan oleh banyak tim di luar negeri sejak awal 1990. Penelitian menunjukan bahwa cyro atau cold-therapy (bahasa keren untuk metode mandi air dingin ini) dapat melindungi atau mengurangi kerusakan dan nyeri otot. Berendam air dingin ternyata memiliki efek pemulihan yang sama dengan menggunakan kantong es yang kita tempelkan pada bagian otot yang nyeri. Tetapi apakah cara berendam air dingin ini benar-benar efektif? Apakah berendam di air dingin dapat mencegah terjadinya kerusakan otot? Apakah cara ini dapat meningkatkan kinerja pemain saat bertanding di hari-hari selanjutnya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dibahas dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh sekelompok peneliti Australia.

berendam air dingin

Para pemain Tim Nasional U-19 saat melakukan cyrotherapy

Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dengan berendam air dingin membantu meringankan nyeri otot pada hari-hari setelah latihan yang berkelanjutan dan padat. Hal ini juga membantu dalam pemulihan kinerja. Ketika latihan berkelanjutan dan padat, hal ini dapat menyebabkan kerusakan mikro pada serat otot. Cedera ini mengindikasikan rangkaian kejadian yang menyebabkan kerusakan lebih lanjut dan mengakibatkan nyeri, kekakuan dan hilangnya kinerja (lihat “Kebenaran Menyakitkan Tentang Cedera Otot”). Dengan mendinginkan otot secara cepat, sesegera mungkin setelah latihan, proses ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan nyeri otot.

Sayangnya, sebagian besar penelitian sebelumnya dilakukan terhadap jadwal latihan tunggal tanpa pengulangan, mereka tidak meminta para pemain untuk mengulang bermain atau latihan selama hari-hari berikutnya kemudian berendam di air dingin. Hal ini membuat hasilnya sulit diterapkan untuk musim sepak bola di mana pemain bermain 1-2 kali per minggu dan hampir setiap hari berlatih, atau saat mengikuti turnamen sepakbola dimana pemain harus bertanding setiap hari. Untuk mengatasi hal ini, Dr Greg Roswell dan koleganya menggunakan simulasi turnamen sepak bola di mana pemain memainkan pertandingan setiap hari selama empat hari. Tujuannya adalah untuk dapat meneliti efek berendam di air dingin untuk situasi turnamen.

Dua kelompok pemain junior (usia 16 tahun) ikut ambil bagian dalam studi empat hari. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama berendam selama 10 menit dengan suhu air dingin 10 º C atau 50 º F segera setelah setiap pertandingan dan kelompok kedua berendam selama 10 menit dengan suhu air yang mendekati suhu tubuh yaitu 34 º C atau 93 º F. Para pemain semua bermain satu pertandingan per hari selama empat hari. 90 menit sebelum setiap pertandingan, mereka melakukan beberapa tes kinerja fisik yaitu tes kecepatan lari cepat berulang dan tes melompat vertikal. Sampel darah juga diambil dan dianalisa untuk penanda kerusakan otot.

Para peneliti menemukan bahwa berendam di air dingin tidak meningkatkan kecepatan lari atau kemampuan melompat vertikal. Berendam di air dingin juga tidak mempengaruhi penanda kerusakan otot. Namun, cara berendam di air dingin membantu persepsi para pemain untuk merasa pulih dari nyeri otot dan kelelahan. Bahkan, semua pemain yang berendam di air dingin merasa bahwa cara tersebut menguntungkan dan membantu pemulihan mereka antara jedah pertandingan. Hanya salah satu pemain di kelompok yang tidak berendam di air dingin yang merasakan hal ini.

Berdasarkan hasil tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa berendam air dingin setelah pertandingan pada turnamen yang berlangsung setiap hari adalah tidak menguntungkan kinerja atau mencegah kerusakan otot. Tetapi bagaimanapun, berendam air dingin masih memiliki efek positif pada perasaan pemain terhadap nyeri otot dan kelelahan.

cyrotherapy 3

Penelitian ini cukup menarik, akan tetapi kritik utama terhadap metode penelitian ini adalah bahwa pengukuran kinerja dan daya tahan fisik yang menyangkut masalah kelelahan pemain tidak dilakukan selama pertandingan berlangsung. Pengukuran terhadap kinerja diberikan setiap hari sebelum pertandingan dimulai demikian juga dengan pengukuran daya tahan fisik sehingga hasil yang didapat tidak bias 100% benar. Hal yang cukup terasa adalah efek positif berendam air dingin yang mempengaruhi persepsi pemain.

Penelitian cepat lewat survey terhadap tim sepak bola pria Virginia Tech menegaskan apa yang para peneliti temukan tentang persepsi. Hampir semua pemain yang diminta berendam air dingin langsung setuju bahwa cara tersebut membuat mereka merasa lebih “segar”, rasa sakit dan lelah berkurang. Meskipun adanya ketidaknyamanan saat duduk di bak air dingin selama 10 menit, tetapi semua pemain bersedia untuk melakukannya.

Rekomendasi untuk metode berendam air dingin. Kebanyakan penelitian menunjukkan efek positif pada kinerja, pemulihan serta pencegahan kerusakan otot dan persepsi terhadap rasa sakit dan kelelahan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa pemain “merasa lebih baik” setelah berendam di air dingin. Karena pemain cenderung memiliki kinerja lebih baik ketika mereka merasa lebih baik, maka persepsi mereka mungkin saja positif dapat menyebabkan peningkatan kinerja selama pertandingan. Dengan demikian, pelatih dapat merekomendasikan metode berendam di air dingin ini untuk pemulihan setelah pertandingan atau seteah pelatihan.

Referensi :

Roswell GJ, Coutts AJ, Reaburn P, Hill-Hass S (2009) Effects of cold-water immersion on physical performance between successive matches inhigh-performance junior male soccer players. Journal of Sports Sciences. iFirst article.

Other Studies :

Halson SL, Quod MJ, Martin DT, Gardner AS, Ebert TR, Laursen PB. (2008) Physiological responses to cold water immersion following cycling in the heat. International Journal of Sports Physiology and Performance, 3: 331-346.

Bailey DM, Erith SJ, Griffin PJ, Dowson A, Brewer DS, Gant N, Williams C (2007) Influence of cold-water immersion on indices of muscle damage following prolonged intermittent shuttle running. Journal of Sports Sciences, 25:1163-1170.

 

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.