Pelajaran paling mendasar dalam sepak bola dan juga merupakan kemampuan wajib yang harus dimiliki dan disempurnakan setiap pemain sepak bola adalah melakukan umpan (passing).  Untuk hal ini kita akan belajar dari seorang pemain terbaik dunia yang memiliki kemampuan mengumpan nyaris sempurna dan di atas kemampuan rata-rata pemain lainnya.  Dia adalah Xavi pemain jantung dari Spanyol dan Barcelona yang pernah mengangkat Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Champion dan beberapa Piala terkenal lainnya.  Kehadirannya membuat permainan tim menjadi indah dan enak untuk ditonton karena penuh dengan aksi umpan spektakuler.

xavi 1

Menurut Xavi, hal pertama yang harus diperhatikan sebelum mengumpan bola adalah selalu melihat sekeliling dan siap sedia dalam menguasai segala macam kondisi.  Kepala harus senantiasa terangkat dan jangan menunduk sebelum atau saat mengumpan.  “Jika kepala kita terangkat dan memandang sekeliling saat menerima bola dari teman, kita dapat langsung mengontrol sekeliling dan lebih siap untuk mencari teman atau ruang untuk dikirimkan umpan.  Kita tahu di mana posisi pemain bertahan lawan yang paling dekat, dan kita tahu dengan jelas arah untuk melakukan operan.”

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah memikirkan gerakan selanjutnya saat bola datang ke kita. “Saat saya menerima bola dari teman, saya harus 100% siap dan wajib memandang sekeliling.  Saya harus cepat memutuskan apakah saat ini memungkinkan saya untuk memutar badan atau tidak dapat berputar karena pemain bertahan lawan menekan pergerakan saya. Jika dibawah tekanan pemain bertahan lawan saya langsung mencari cara untuk bermain satu atau dua sentuhan, atau mengontrol bola agar pemain lawan tak dapat merebut bola tersebut.  Pada dasarnya, saya mencari ruang bagi pergerakan saya, menjauh beberapa meter dari pemain lawan sehingga saya tidak kehilangan bola dan dapat melakukan pergerakan mengumpan”.

Manchester United's Antonio Valencia challenges Barcelona's Xavi during their Champions League final in London

Hal ketiga saat kita hendak mengumpan adalah merencanakan umpan yang terarah dan indah.  “Saat kita mengumpan, usahakan bola yang diumpan ke teman kita dapat meluncur dengan arah yang tepat, dan ketika sampai di kaki teman kita, dia tidak kesulitan untuk mengontrolnya serta umpan tersebut harus dapat mendukung pergerakan selanjutnya dari teman kita.  Kita akan membuat teman satu tim kesulitan jika kita mengarahkan bola kepadanya disaat dia sedang dijaga ketat oleh lawan.”

Hal keempat adalah pengaturan kecepatan bola yang akurat.  “Berbeda dengan saat kita melakukan tembakan (shooting), saat kita mengumpan, kecepatan bola harus diatur sedemikian rupa karena umpan untuk satu dua sentuhan, umpan untuk dikontrol teman, atau umpan terobosan untuk di tembak ke gawang memiliki bobot kecepatan yang berbeda-beda.  Semuanya harus dapat kita sajikan dengan kecepatan yang proposional agar teman kita puas dengan umpan kita.”

xavi 4

Hal kelima adalah mengumpan kemudian segera bergerak mencari ruang, jangan diam!  “Hal ini terdengar mudah tetapi untuk menguasai kemampuan yang satu ini sangat sulit.  Tetapi cara ini memungkinkan saya untuk bermain di level dunia, karena seperti anda ketahui tubuh saya tak terlalu tinggi, juga tak terlalu hebat dalam melakukan kontak fisik, jadi setelah mengumpan saya selalu berpikir untuk lari ke area kosong dimana saya dapat memiliki waktu untuk kembali berpikir, mengontrol bola, dan mengirimkan umpan selanjutnya.  Hal ini juga berarti saya harus terus berlari sepanjang permainan untuk mencari ruang kosong, mengikuti rekan satu tim dan memberi mereka kesempatan untuk mengolah bola saat saya memberikan mereka bola.  Selalu berpikir secara utuh tentang kondisi permainan dan kondisi rekan satu tim.”

Hal terakhir yang harus menjadi pemahaman kita adalah selalu mengumpan dengan penuh rasa cinta.  “Bangkitkanlah rasa cinta terhadap umpan yang anda lakukan, karena salah satu hal terindah di dunia ini adalah ketika kita bisa memberi dan berbagi dengan orang lain.  Umpan terbaik yang kita berikan ketika selanjutnya bisa diolah oleh teman kita sehingga bisa menunjukan permainan tim yang kolektif, membuahkan peluang emas ataupun dapat dikonversi menjadi gol akan membuat kita bahagia selamanya.”

 Dikutip dari wawancara Xavi dengan majalah four four two

≡ Gambar dari berbagai sumber

 

 

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.