Perkara nonton bola saja tidak aman bagi jantung, apalagi pemainnya.  Hmm, di mana di dunia ini yang kebal risiko?

Ada beberapa nama yang terkena serangan jantung dalam sejarah sepak bola.  Di Liga Spanyol ada Antonio Puerta.  Gelandang Sevilla itu meninggal dunia 28 Agustus 2007 di rumah sakit Virgen del Rocio setelah sempat dirawat tiga hari akibat serangan jatung saat berlaga di Liga Spanyol.heart-attack

Di Portugal ada Hugo Cunha yang pada Juni 2005, saat memperkuat Uniao Leiria di Super Liga Portugal, pingsan dan meninggal dunia saat melakukan latihan bersama rekan-rekannya.  Sementara pada Oktober 2004, klub Sao Caetano yang berlaga di Liga Brasil harus kehilangan Serginho.  Bek itu diduga tewas karena gangguan jantung dan pernapasan saat bertanding menghadapi Sao Paulo di Liga Brasil.

Masih dari Brasil, pada 2003 Maximiliano Patrick Ferreira tutup usia di rumah sakit setelah mengaku sakit saat melakukan latihan bersama klubnya Botafogo-Ribeirao Preto.  Samba lain yang tewas adalah Marcio Dos Santos; striker 28 tahun itu meninggal dunia satu jam setelah mencetak gol untuk Deportivo Wanka di Liga Peru tahun 2002.

Dari tanah Eropa, duka sempat menyelimuti Benfica saat striker Hungaria, Miklos Feher tewas akibat serangan jantung.  Dia tewas dalam pertandingan Liga Portugal saat Benfica menjamu Vitoria Guimaraes, setelah senyum pada wasit yang berikan kartu kuning padanya.

Namun kasus kematian yang paling mengejutkan terjadi pada pesepakbola Kamerun Marc-Vivien Foe yang tewas saat negaranya unggul 1-0 atas Kolumbia di Piala Konfederasi yang digelar di Lyon, Juni 2003.  Foe pingsan di tengah pertandingan dan tewas beberapa saat kemudian.

Belum lagi nama-nama seperti striker York City, Dave Longhurst, Samuel Okwaraji tewas saat membela Nigeria menghadapi Angola di kualifikasi Piala Dunia tahun 1989. Demikian pula di Indonesia pada 3 April 2000, Eri Irianto menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit, setelah pada sore harinya ia tiba-tiba menderita sakit saat Persebaya menjamu PSIM di Liga Indonesia 1999/2000.

Di luar atlet, 5 September 1995 menjadi mendung ketika berita duka menyelimuti dunia hiburan tanah air.  Saat itu Benyamin Suaeb meninggal usai bermain bola akibat serangan jantung.  Lalu pada 12 Desember 2007, pelawak Basuki, mantan anggota Srimulat ini pingsan seusai bermain futsal dan mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Melia, Cibubur, Depok.  Hal yang sama terjadi pada politisi muda yang atletis Adjie Massaid di tahun 2011.

Mengapa serangan jantung dapat terjadi?  Dunia kedokteran yang menjawabnya. Menurut  Dr. M. Yusuf Suseno SpJP, seorang  spesialis jantung, hampir 80 %-nya dipicu oleh penyumbatan pembuluh darah koroner, terutama pada mereka yang tak lagi muda.  Sumbatan tiba-tiba ini menyebabkan penurunan aliran darah, dan otot jantung pun tak lagi mendapat oksigen. Timbullah ketidakstabilan dari sistem listrik jantung yang memicu terjadinya gangguan irama.  Ada pula kemungkinan pembesaran ruang jantung dan kelainan otot pada mereka yang berusia muda seperti pesepakbola Miklos Feher dan Marc Vivien Foe, yang mengalami hypertrophic cardiomyopathy [HCM], suatu kondisi dimana terdapat penebalan otot jantung tak wajar dituding menjadi penyebab utama.  Gangguan irama jantung akan selalu membayangi kelainan ini.

Serangan jantung mungkin juga disebabkan oleh ventricular fibrillation [getar ventrikel].  Ia bertanggung jawab pada 80 % kematian mendadak.  Pada getar ventrikel, otot-otot ventrikel jantung hanya bergetar sangat hebat, tetapi sama sekali tidak memompa.  Akibat ketiadaan aliran darah dan oksigen ke otak serta organ-organ penting lain, terjadilah kematian dini yang tak diharapkan.

Di Inggris, dalam penelitian yang berlangsung sepuluh tahun, terdapat 53 pemain sepak bola yang mengalami kematian mendadak, sebagian besar bermain di tingkat amatir. Namun ternyata ancaman ini tak terbatas pada sepak bola saja.  Dari statistik, satu dari 15.000 orang yang melakukan jogging akan mengalami kematian mendadak karena kelainan jantung. Karena itu, untuk tindakan pencegahan diwajibkan untuk deteksi dini dan meminta saran dokter, olah raga apa yang cocok untuk kita.

 

≡ Gambar dari berbagai sumber

Comments

comments

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 




 

 
 
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.